Belakangan muncul kabar bahwa gerhana bulan bisa memicu gempa bumi. BMKG menegaskan informasi ini adalah hoaks. Menurut lembaga tersebut, gerhana bulan adalah fenomena astronomis yang sama sekali tidak berhubungan dengan pergerakan lempeng tektonik penyebab gempa.
Baca Juga : Live TikTok Penjarahan Jadi Sorotan
Gerhana Bulan Hanya Fenomena Astronomi
BMKG menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi saat posisi bumi berada di antara matahari dan bulan. Hal ini membuat bayangan bumi menutupi bulan. Fenomena ini bersifat alami, dapat diprediksi secara ilmiah, dan tidak menimbulkan dampak geologis yang bisa memicu gempa bumi.
Hoaks yang Sering Beredar
Isu tentang keterkaitan gerhana dengan gempa bumi bukan pertama kali terjadi. Setiap kali ada peristiwa astronomis besar, selalu muncul kabar yang menyesatkan. BMKG menegaskan masyarakat harus mengandalkan sumber resmi, bukan informasi yang beredar bebas di media sosial tanpa dasar ilmiah.
Baca Juga : Gelombang Demonstrasi di Depan DPR
Pentingnya Edukasi Sains
BMKG mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi sains agar tidak mudah termakan hoaks. Edukasi publik mengenai perbedaan antara fenomena astronomi dan geologi penting dilakukan. Dengan begitu, kabar menyesatkan seperti ini tidak lagi menimbulkan keresahan.
Himbauan Resmi BMKG
Sebagai penutup, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai isu yang tidak berdasar. Gerhana bulan tidak bisa memicu gempa, dan masyarakat sebaiknya memanfaatkan momen tersebut untuk mengapresiasi keindahan alam, bukan untuk khawatir terhadap hal-hal yang tidak terbukti.
Baca Juga : Gelombang Demonstrasi di Berbagai Daerah
